PULANG!!!!
Sudah dua minggu di Jakarta. Betapa menyenangkan kembali ke rumah, PULANG!
Jakarta tidak banyak berubah bahkan kondisi semakin parah. Jalanan Jakarta macet parah karena proyek busway yang mendistribusikan kemacetah secara luar biasa. Entah kenapa pembangunannya tidak satu persatu sehingga tidak semua tempat macet. Ledakan kendaraan karena kebijakan kredit konsumsi perbankan membuat jalanan semakin tak beradab. Mudahnya mendapatkan kendaraan baru membuat orang berbuat sesukanya di jalanan yang sudah sesak, lupakan etika berkendara dan aturan lalu lintas…alhasil semua orang berlomba mengabaikan orang lain dan berperilaku sama. Tak ada evolusi yang alamiah dalam proses dan kesadaran ruang sosial, semua serba instant, gampang dan terburu-buru. Sungguh tak sabar menantikan saat mudik supaya Jakarta sepi tentram di jalanan, sebuah kemewahan sekali setahun yang harus dinikmati setiap detiknya.
Politik masih juga menjemukan karena tidak ada yang melakukan terobosan, bussiness as usual! Televisi dan koran juga masih itu-itu juga, tak banyak perubahan dari segi isi. Sebuah indikasi bahwa bangsa ini telah kehilangan kemampuan melakukan innovasi.
Hidup masih tetap susah tetapi mall-mall tetap gegap gempita dengan kesibukan orang membelanjakan uangnya, entah itu bentuknya penghasilan atau tabungan…atau jangan-jangan utang! Jakarta memang tak ada matinya, hanya orang-orangnya yang banyak setengah mati!
Begitupun, sungguh menyenangkan kembali ke Jakarta. Terlebih kembali ke pelukan anak-anak dan istri!
I am home, watch out!